Oleh: kakangyogaswara | 7 April 2009

PRINSIP – PRINSIP PERENCANAAN PENDIDIDKAN Oleh: A.Yogaswara

picture0013

PRINSIP – PRINSIP PERENCANAAN PENDIDIDKAN
BAB I
RASIONAL

Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan pemerintah Republik Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk itu setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, ras, etnis, agama, dan gender.
Pendidikan nasional merupakan bagian dari pembangunan nasional. Melalui UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, sebagai suatu proses, Sistem Pendidikan Nasional haruslah peka terhadap dinamika kehidupan berbangsa yang kini menuntut reformasi di berbagai bidang, serta dinamika perubahan dunia yang dikenal sebagai gelombang globalisasi.
SDM berkualitas adalah manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis.
Saat ini pembangunan pendidikan nasional belum mencapai hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Untuk itu , agar Indonesia memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan mampu memenfaatkan peluang yang datang, maka pemerintah yang memegang amanat untuk pengembangan manusia dari segi pendidikan harus dapat menyusun rencana dan strategi baik dan matang, sehingga amanat dan cita-cita bangsa Indonesia akan tercapai dengan maksimal.

BAB II
PRINSIP – PRINSIP PERENCANAAN PENDIDIDKAN

A. Definisi Perencanaan Pendidikan
Dalam bidang apa pun, perencanaan merupakan unsur penting dan strategis sebagai pemandu arah pelaksanaan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang dikehendaki. Perencanaan adalah suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa yang diharapkan terjadi dan apa yang akan dilakukan.

Pada dasarnya perencanaan bermakna sangat kompleks. Perencanaan dapat didefinisikan dalam berbagai macam ragam, bergantung perspektif yang digunakan serta latar belakang yang memengaruhi seseorang untuk mendefinisikannya. Dalam arti seluas-luasnya, perencanaan biasanya dimaknai sebagai proses mempersiapkan kegiatan-kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam bidang pendidikan, perencanaan merupakan salah satu faktor kunci efektivitas terlaksananya aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan bagi setiap jenjang dan jenis pendidikan pada tingkat nasional maupun lokal.

Namun kenyataannya, unsur perencanaan pendidikan masih lebih banyak dijadikan faktor pelengkap, sehingga sering kali tujuan yang telah ditetapkan tidak tercapai secara maksimal. Penyebabnya adalah karena para perencana pendidikan kurang memahami proses dan mekanisme perencanaan dalam konteks yang lebih komprehensif.

Selain itu, posisi bidang perencanaan belum merupakan key factor keberadaan suatu lembaga pendidikan, baik pada tingkat makro maupun mikro. Karena itu, sumbangan perencanaan pendidikan terhadap pencapaian visi, misi, dan tujuan lembaga pendidikan belum dirasakan secara optimal.
B. Karakteristik Perencanaan Pendidikan
Pendidikan mempunyai cirri yang unik dalam kaitannya dengan pemebangunan nasional dan mempunyai cirri khas karena yang menjadi garapan utamnya adalah manusia. Dengan memepertimbangkan cirri-ciri pendidikan dalam perannya dalam proses pembangunan, maka perencanaan pendidikan mempnyai cirri-ciri sebagai berikut:
1. Perencanaan pendidikan harus mengutamakan nilai-nilai manusiawi.
2. Perencanaan pendidikan harus memberikan kesempatan unutk mengembangkan segala potensi peserta didik seoptimal mungkin.
3. Perencanaan pendidikan harus memeberikan kesempatan yang sama untuk semua setiap peserta didik.
4. Perencanaan pendidikan harus komprehensif dan sistematis.
5. Perencanaan pendidikan harus berorientasi pada pembangunan.
6. Perencanaan pendidikan harus dikembangkan dengan memperhatikan keterkaitannya dengan berbagai komponen pendidikan secara sistematis.
7. Perencanaan pendidikan harus menggunakan resources secermat mungkin karens resources adalah langka.
8. Perencanaan Pendidikan harus berorientasi pada masa yang akan dating.
9. Perencanaan pendidikan haruslah kenyal dan responsive terhadap kebutuhan yang berkembang di masyarakat, tidak statis tapi dinamis.
10. Perencanaan pendidikan haruslah merupakan sarana untuk mengembangkan inovasi pendidikan hingga pembaharuan terus menerus berlangsung.

C. Prinsip-Prinsip Perencanaan Pendidikan
Perencanaan pendidikan mengenal prinsip-prinsip yang dapat dijadikan pegangan, baik dalam proses penyusunan maupun dalam proses implementasinya. Prinsip-prinsip tersebut antara lain:
1. Perencanaan itu Interdisiplinair
2. Perencanaan itu Fleksibel
3. Perencanaan itu Objektif rasional
4. Perencanaan itu tidak dimulai dari nol tetapi dari apa yang dimiliki
5. Perencanaan itu merupakan wahana untuk menghimpun kekuatan-kekuatan secara terkoordinir.
6. Perencanaan itu disusun dengan data
7. Perencanaan itu mengendalikan kekuatan sendiri, tidak berdasarkan pada kekuatan orang lain.
8. Perencanaan itu Komprehensif dan ilmiah.

BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan uraian di atas dapat diambil kesimpulan, bahwa untuk mencapai setiap tujuan dalam kegiatan pendidikan, kita perlu menyusun rencana dan strategi yang baik dan matang. Untuk itu kita harus berpegang pada prinsip-prinsip perencanaan pendidikan baik dalam proses penyusunannya maupun dalam proses implementasinya.
Dengan prinsip-prinsip perencanaan pendidikan diharapkan pembangunan manusia seutuhnya yang menjadi tekad pemerintah dapat tercapai dengan maksimal sesuai dengan yang diharapkan.
Pembangunan pendidikan tidak hanya ditujukan untuk mengembangkan aspek intelektualnya saja melainkan juga watak,moral, sosial, dan fisik peserta didik.

Daftar Pustaka

About these ads

Responses

  1. terima kasih artikelnya aku terbantulo salam kenal dari aku ya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: